Selasa, 10 Januari 2017

Fenomena membanjirnya tenaga kerja Cina ilegal yang masuk ke Indonesia

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia, Jumhur Hidayat, meminta pemerintah mewaspadai fenomena membanjirnya tenaga kerja asing ilegal yang masuk ke Indonesia.

Menurut dia, ada logika ekonomi yang tidak umum yang digunakan para pengusaha dalam menerima para tenaga kerja asing itu.

Dalam prinsip ekonomi, ia menjelaskan, pengusaha tentu akan berupaya untuk menekan biaya produksi demi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Dalam hal ini, upaya yang mereka lakukan yakni dengan mempekerjakan tenaga kerja lokal dengan harapan dapat digaji lebih murah.

"Misalnya begini, (tenaga kerja) China datang ke Indonesia, gajinya bisa dua atau tiga kali lebih besar dari gaji orang lokal," kata Jumhur saat diskusi Polemik bertajuk "Di Balik Serbuan Warga Asing" di Jakarta, Sabtu (24/12/2016).

Belum lagi, kata dia, perusahaan juga harus membayar biaya transportasi serta akomodasi para tenaga kerja asing itu selama berada di Indonesia.

Dalam konteks tersebut, biaya yang dikeluarkan perusahaan terlalu besar, sehingga menekan angka pendapatan yang mereka terima.

"(Atau) mungkin dia punya misi negara, dan karena misi negara dia boleh buang uang. Jadi menurut saya ini bukan hanya bisnis semata tapi ada beyond business," kata dia.

Ingin baca berita lengkapnya silahkan klik sumbernya  (tribunnews)

Kutipan dari sumber lain..

Masuknya imigran gelap asal Tiongkok ke Indonesia sudah dilakukan secara masif di daerah pinggiran dan kawasan perbatasan.

Modusnya, dengan cara menetap atau tinggal di area pertambangan dan perkebunan serta daerah industry. Mereka berstatus sebagai tenaga kerja asing (TKA).

Cara itu banyak diungkap petugas keimigrasian dan ketenagakerjaan di sejumlah daerah.

Terbaru, lima warga negara asing (WNA) asal Tiongkok diamankan dari lokasi pertambangan emas tanpa izin di Kecamatan Subah, Sambas, Kalimantan Barat pada Jumat (25/11).

Kelima WNA itu bernama King Long Wu, Lin Guozhong, Qing Lailin, Cin Guongzu, dan Wu Qing Chau.

Mereka diduga tidak mengantongi izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) dari pemilik tambang emas ilegal tersebut. Izin tinggal kelima petambang itu juga melebihi batas waktu (over stay).

Sebelumnya sebanyak 4 WNA Tiongkok juga ditemukan di Bogor, Jawa Barat pada Selasa (8/11).

WNA itu bekerja di daerah pertanian dan perkebunan Kecamatan Sukamakmur.

Mereka tidak memiliki dokumen keimigrasian dan ketenagakerjaan yang legal. Bukan hanya itu, serbuan WNA Tiongkok juga pernah terungkap di Banten awal Agustus.

Sebanyak 68 pekerja asing asal Tiongkok diamankan karena diduga melanggar aturan imigrasi. Di antara 68 itu, 31 pekerja tidak mengantongi dokumen resmi ketenagakerjaan dan keimigrasian.
Ingin baca berita lengkapnya silahkan klik sumbernya  (jpnn)




Sumber: http://kenyoot.blogspot.com/2016/12/fenomena-membanjirnya-tenaga-kerja-cina.html

Berita Hoax

1. Buku Populer Yang Tidak Pernah Ada




Pada tahun 1950-an, seorang penyiar acara radio tengah malam, Jean Shepherd, menggagas sebuah ide gila untuk membuat sebuah novel, yang tidak pernah ada di dunia ini.

Ide itu timbul di benaknya, setelah dia mengunjungi sebuah toko buku di daerah tempat dia tinggal. Di sana dia menyadari, orang-orang yang bergulat dalam bisnis penerbitan, akan mengikuti ke manapun arah popularitas membawa mereka.

Jean pun kemudian memutuskan untuk membicarakan sebuah buku yang sangat laris, tapi tak pernah dibuat dan dipublikasikan.

Penyiar radio itu lalu memutuskan untuk memberi judul 'karangannya', I, Libertine, karya penulis Frederick Ewing. Pendengar setia acara radionya pun mulai heboh membicarakan buku tersebut, dan mulai mencari-cari karya fenomenal itu.

Jean kemudian bekerjasama dengan seorang kenalannya di media, mengatakan bahwa mereka telah mewawancarai penulis novel tersebut.

Saat berita yang menyebutkan bahwa novel tersebut hoax, kepala perusahaan penerbitan Ballantine Books, menghubungi Jean dan seorang penulis, Theodore Strugeon, untuk menciptakan novel I, Libertine.

Jean membuat alur cerita buku tersebut dan Theodore menjadi penulis utamanya.







2. Pohon Spaghetti




Pada 1 April 1957, seorang wartawan Eropa mengklarifikasi berita mengenai 'pohon spageti' adalah hoax.

Berita mengenai sebuah keluarga di selatan Swiss menumbuhkan mi di ladang mereka, awalnya di siarkan dalam sebuah program acara milik BBC, Panorama.

Setelah kemunculan berita tersebut, ribuan orang menghubungi media tersebut, bertanya bagaimana caranya menanam spageti di kebun.

Pada masa itu, spageti belum begitu terkenal di Inggris. Sehingga tidak banyak yang menyadari, mi itu terbuat dari tepung dan air.








Sumber: http://global.liputan6.com/read/2527160/8-berita-menggegerkan-yang-ternyata-hoax


Selasa, 27 Desember 2016

KETAHANAN NASIONAL

       Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keutuhan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala maca bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.

        Untuk menjamin identitas, integritas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila, UUD 45 dan Wawasan Nusantara.

Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepketahanan nasional, sebagai berikut:

1. Ketahanan Nasional sebagai kondisi
Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi.

2. Ketahanan Nasional sebagai sebuah pendekatan, metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara.
Sebagai suatu pendekatan, Ketahanan Nasional menggambarkan pendekatan yang integral. Integral dalam artian pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek/isi, baik pada saat membangun pemecahan masalah kehidupan.

3. Ketahanan Nasional sebagai doktrin
Ketahanan Nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yangberupa ajaran konseptual tentang pengaturan dalam penyelenggaraan bernegara.

Dapat disimpulkan, Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.

 Ketahanan Nasioanal memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas – asasnya, yaitu

a. Mandiri
Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan, yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah, dengan tumpuan pada identitas, integritas dan kepribadian bangsa. Kemandirian (idenpendency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (interdependent).

b. Dinamis
Ketahanan Nasional tidaklah tetap. Ia dapat meningkat atau menurun, tergantung pada situasi dan kondisi bangsa, Negara serta lingkungan strategisnya. Hal ini sesuai dengan hakikat bahwa segala sesuatu di dunia ini senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa berubah pula. Karena itu, upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.

c. Wibawa
Keberhasioan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara lanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan keseimbangan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. Semakin tinggi tingkat Ketahanan Nasional Indonesia semakin tinggi pula nilai kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia.

d. Konsultasi dan Kerjasama
Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan, moral dan kepribadian bangsa.

 Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut:

a). Kedudukan :
ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan, wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual, yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional.

b). Fungsi :
Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter – regional (wilayah), inter – sektoral maupun multi disiplin. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotak-kotak (sektoral). Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi, maka akan timbul pemborosan waktu, tenaga dan sarana, yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu, yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program.

SIKAP TOLERANSI

PENTINGNYA RASA TOLERANSI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Rasa toleransi sangat penting dalam kehidupan manusia, baik dalam berkata-kata maupun dalam bertingkah laku. Dalam hal ini, toleransi berarti menghormati dan belajar dari orang lain, menghargai perbedaan, menjembatani kesenjangan budaya, sehingga tercapai kesamaan sikap. Toleransi juga merupakan awal dari sikap menerima bahwa perbedaan bukanlah suatu hal yang salah, justru perbedaan harus dihargai dan dimengerti sebagai kekayaan. Misalnya perbedaan ras, suku, agama, adat istiadat, cara pandang, prilaku, pendapat dan lain sebagainya. Dengan perbedaan tersebut diharapkan manusia bisa mempunyai sikap toleransi terhadap segala perbedaan yang ada, dan berusaha hidup rukun, baik individu dengan individu, individu dengan kelompok masyarakat, dan kelompok masyarakat dengan kelompok masyarakat yang lainnya.

Dalam kehidupan di kampus misalnya, sangat perlu sekali memupuk rasa toleransi tersebut, karena mahasiswa yang kuliah disana bukan hanya dari satu daerah saja, melainkan dari berbagai daerah, bahkan dari luar kota pun ada. Di Bali saja sudah terdapat berbagai kebudayaan dan adat istiadat yang berbeda, bahkan memiliki dialog yang bebeda-beda setiap daerah dan itu merupakan ciri khas dari daerang masing-masing. Sehingga sangat dibutuhkan sifat saling menghargai antar individu dengan individu yang lainnya. Perbedaan pendapat juga sering terjadi, misalnya dalam forum diskusi, baik diskusi dalam lingkup yang besar maupun lingkup yang kecil. Dalam lingkup yang kecil misalnya diskusi dalam kelas, banyak perbedaan pendapat antara pemakalah dengan peserta yang bertanya. Pada saat pemakalah menjawab pertanyaan dari salah satu peserta, ada yang pro dan kontra antara peserta yang satu dengan peserta yang lainnya. Disaat seperti itu, rasa saling menghargai pendapat orang lain sangat dibutuhkan. Jangan sampai selesai diskusi terjadi pertikaian karena perbedaan pendapat atau ada salah satu peserta yang pendapatnya melenceng dari materi kemudian ada yang mengejek. Kita sebagai mahasiswa seharusnya tidak melakukan hal seperti itu, karena manusia takkan luput dari kesalahan dan manusia tidak ada yang sempurna.


Dalam pergaulan sehari-hari juga, kita harus bisa menghargai dan menghormati orang lain. Dalam pergaulan ada teman, dalam pertemanan juga banyak sekali perbedaan. Misalnya dari beda sifat, karakter, cara berpikir, dari fisik pun banyak perbedaan karena ada yang tinggi, ada yang pendek, ada yang kurus, dan ada yang gemuk. Tapi kita masih bisa berteman dengan baik, karena kita dapat saling mengerti dan tidak memperdulikan perbedaan yang ada. Kadang antara teman yang satu dengan yang lainnya bisa saling ejek, tapi kita harus tahu batasannya, jangan sampai terlalu memojokkan teman kita, jangan sampai menyakiti teman kita sendiri. Selain kita harus tahu batasan-batasannya, kita juga harus mengerti bahwa hal tersebut hanyalah bercanda yang tujuannya untuk mengakrabkan persahabatan yang sudah ada. Dalam hal ini, dibutuhkan suatu pengertian bahwa kita hidup di dunia ini tidak bisa hidup sendiri. Manusia selalu membutuhkan seorang teman dalam hidupnya karena manusia adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan bantuan dari orang lain. Sehingga dalam hal ini kita harus selalu memupuk rasa toleransi dengan selalu bersikap yang baik dan bisa menghargai orang lain.

Jadi dalam hal ini, rasa toleransi sangat diperlukan oleh manusia dalam menjalani hidup di dunia ini, karena tanpa rasa saling menghargai dan saling menghormati, manusia tidak akan dapat hidup dengan tenang. Pertengkaran dan pertikaian mungkin akan terjadi apabila manusia tidak memiliki rasa toleransi terhadap orang lain, bahkan peperangan antar ras, suku, bangsa dan negara juga bisa terjadi. Oleh karena itu, konsep tentang toleransi harus diajarkan sejak dini agar setelah dewasa nanti bisa menjadi anak yang berbudi pekerti yang luhur. Dalam mengenalkan sikap toleransi pada anak dapat dilakukan dengan menunjukkan sikap menghargai orang lain, memberikan contoh yang baik, mengajarkan berbicara dengan berhati-hati, dan bersikap jujur. Dengan begitu anak tersebut akan menanamkan sikap yang sama seiring perkembangannya.

Pengertian dan Sikap Toleransi

1. Pengertian Toleransi
Toleransi dalam bahasa Arab dikenal dengan istilah tasamuh. Secara bahasa toleransi berarti tenggang rasa. Secara istilah, toleransi adalah sikap menghargai dan menghormati perbedaan antarsesama manusia. Allah Swt. menciptakan manusia berbeda satu sama lain. Perbedaan tersebut bisa menjadi kekuatan jika dipandang secara positif. Sebaliknya, perbedaan bisa memicu konik jika dipandang secara negatif.

Sebagai ilustrasi, Jika kita memperhatikan salah satu unsur bangunan, misalnya tembok, maka tembok itu terdiri dari beberapa bagian: batu bata, besi, semen, dan pasir. Jika masing-masing bagian itu berdiri sendiri tanpa ada persatuan dan keterkaitan maka tidak akan mempunyai kekuatan. Setelah bagian-bagian itu dipersatukan, dicampur dengan air, dan disusun rapi, maka ia menjadi satu bangunan yang kokoh. Ini semua menggambarkan bahwa perbedaan merupakan sumber kekuatan apabila bersatu dan bekerja sama. Oleh karena itu Islam mengajarkan untuk menghargai dan menghormati perbedaan.

Toleransi dalam Islam mencakup dua hal yaitu;
toleransi antar sesama muslim dan toleransi kepada nonmuslim. 
Toleransi antar sesama muslim berarti menghargai dan menghormati perbedaan pendapat yang ada dalam ajaran agama Islam. Misalnya, perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat salat tarawih.

Perbedaan-perbedaan dalam tubuh agama Islam masih bisa ditoleransi apabila terjadi dalam masalah furu’iyah (cabang), seperti jumlah rakaat tarawih, doa qunut, dan lain-lain. Namun, kita tidak boleh toleransi dalam masalah ushul (pokok) dalam Islam, misalnya kitab suci al-Qur’ān, kiblat, dan Nabi. Ada orang mengaku Islam tetapi kiblat salatnya bukan di Ka’bah, kitab sucinya bukan al-Qur’ān, nabinya bukan Muhammad saw. Maka kita harus menolak keras pendapat seperti ini, namun tidak boleh berbuat anarkis atau menghakimi sendiri dengan tindakan kekerasan.

Adapun yang dimaksud toleransi kepada nonmuslim yaitu menghargai dan menghormati pemeluk agama lain untuk beribadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing.

2. Sikap Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari
Toleransi merupakan salah satu akhlak mulia (akhlakul karimah) yang harus dimiliki setiap muslim. Dengan menjunjung tinggi sikap menghargai perbedaan ini maka kehidupan masyarakat akan damai dan sejahtera. Oleh karena itu kita harus menerapkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat.

Dalam kehidupan sehari-hari toleransi dapat diwujudkan dengan sikap-sikap sebagai berikut.
-          Bergaul dengan semua teman tanpa membedakan agamanya.
-          Menghargai dan menghormati perayaan hari besar keagamaan umat lain.
-          Tidak menghina dan menjelek-jelekkan ajaran agama lain.
-          Memberikan kesempatan kepada teman nonmuslim untuk berdoa sesuai agamanya masing-masing.
-          Memberikan kesempatan untuk melaksana-kan ibadah bagi nonmuslim.
-          Memberikan rasa aman kepada umat lain yang sedang beribadah.
-          Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
-          Mengadakan silaturahmi dengan tetangga yang berbeda agama.
-          Menolong tetangga beda agama yang sedang kesusahan.

Lebih dari itu sikap toleransi kepada sesama muslim harus lebih diperkokoh. Hal ini pernah dicontohkan Rasulullah saw. dan umat Islam ketika berada di Madinah. Hubungan persaudaraan antara Muhajirin (kaum muslimin dari Mekah) dan Ansar (kaum muslimin Madinah) terjalin sangat erat. Kehidupan kedua golongan itu setiap hari diliputi oleh suasana saling pengertian, saling membantu dan saling bekerja sama. Apabila seorang dari Ansar memiliki rumah, maka rumah itu digunakan bersama dengan Muhajirin. Jika Muhajirin memiliki makanan dan minuman, maka makanan dan minuman itu dibagi dengan Ansar. Dengan persaudaraan dan toleransi yang tinggi seperti ini maka umat Islam waktu itu mempunyai ikatan yang kokoh. Rasulullah saw. mengibaratkan umat Islam sebagai satu tubuh. Jika ada bagian tubuh yang sakit maka anggota tubuh lain juga ikut merasakan sakit. Demikian pula dengan umat Islam, jika ada salah seorang anggota masyarakat muslim mengalami kesulitan maka warga yang lain hendaklah membantunya.

Kepada umat agama lain, Islam juga mengajarkan untuk toleransi. Dalam Islam tidak ada ajaran supaya membenci atau memusuhi umat agama lain. Islam mengajarkan umatnya untuk hidup berdampingan dalam suasana damai, rukun, dan saling. Rasulullah saw. dan umat Islam sudah mencontohkan toleransi antarumat beragama pada waktu berada di Madinah. Umat Islam, Nasrani, dan Yahudi diberi kebebasan dan dijamin hak-haknya untuk melaksanakan ibadahnya masing-masing.


Namun perlu diingat bahwa toleransi kepada golongan nonmuslim hanya terbatas pada masalah-masalah duniawi, seperti kerjasama dalam bidang ekonomi, sosial budaya, politik dan masalah-masalah lain yang berkaitan dengan keduniaan. Adapun yang berkaitan dengan masalah aqidah dan ibadah harus sesuai dengan agamanya masing-masing.

Minggu, 06 November 2016

GAP di Lingkungan Sekitar

Maksud dari kesenjangan sosial atau GAP di dalam pertemanan dalam hal bidang atau kategori ekonomi adalah perbedaan tingkatan ekonomi seseorang dengan orang lain yang dimana ditemukan di dalam pertemanan ada seseorang yang perekonomian nya luar biasa (orang mampu/bahasa yang kita kenal adalah orang yang kaya raya) ada juga perekonomian yang biasa dan bahkan ada yang kurang. GAP semacam itu dapat terjadi di dalam pertemanan yang dimana pada setiap orang memiliki tingkatan ekonomi yang berbeda-beda.

GAP atau Kesenjangan Sosial biasa terjadi di masyarakat, di situlah terasa kontras antara si kaya dan si miskin. Bagi mereka yang mempunyai status sosial tinggi selalu meremehkan atau mengasingkan mereka yang mempunyai status sosial rendah atau mungkin sebaliknya, kita bisa ambil contoh di daerah sekitar kita sendiri misalnya: kita yang mempunyai status sosial rendah ketika melihat orang yang berstatus sosial tinggi lewat di depan rumah kita, kita selalu ingin segera menyapa dan berpenampilan sebaik mungkin sedangkan ketika melihat orang berstatus sosial rendah, kita bahkan tak mau menyapa atau mungkin menyapa tapi dengan penampilan yang biasa-biasa saja. Banyak sekali contoh-contoh kesenjangan sosial di sekitar kita, tidak hanya di daerah yang kita tempati saja tapi di sekolah-sekolah pun juga bisa terjadi kesenjangan sosial antar murid misalnya: bagi mereka anak-anak sekolahan yang berpenampilan biasa-biasa saja alias cupu di tambah lagi pendiam, itu menjadi pengaruh dalam pertemanan bagi mereka yang berpenampilan oke atau bergaya atau mungkin misalnya seperti ini, ketika di kelas ada seorang guru menugaskan murid-muridnya untuk berkelompok dan semua murid pun memilih teman-teman mereka untuk menjadi satu kelompok yang di inginkan mereka tapi ada satu murid pendiam yang belum mendapatkan kelompok sendiri karena teman-teman mereka tidak ada yang mau satu kelompok dengan si pendiam dengan alasan kalau si pendiam itu terlalu pendiam dan gak bisa apa-apa atau gak bisa di andalkan. Si pendiam merasa di asingkan oleh teman-temannya sendiri karena dia terlalu pendiam. Aneh juga sih, anak-anak sekolah jaman sekarang banyak yang bersikap seperti itu sama temannya sendiri, mungkin sudah menjadi trend bagi mereka.

 Masalah kesenjangan sosial ini terjadi karena sikap kita sebagai masyarakat yang terlalu membeda-bedakan, menurut saya hidup dengan masalah kesenjangan sosial seperti itu sangat mengganggu kita dalam bermasyarakat karena akan terjadi perselisihan antar warga negara sendiri. Agar masalah kesenjangan sosial ini berkurang di Negara kita, sebaiknya kita mulai dari diri kita sendiri untuk menghilangkan sikap membeda-bedakan yang memancing terjadinya kesenjangan sosial. Kalau kita masih saja bersikap seperti itu, kapan masalah kesenjangan sosial di Negara kita ini bisa terselesaikan? Maka dari itu mari kita rubah diri kita agar kita bisa hidup dengan tentram dan nyaman dalam bermasyarakat. 


Dampak Positif dan Negatif

Positif
> Menghilangkan kondisi pemicu stress
> Merileksasikan baik jiwa dan raga
> Mempercepat proses aktivitas manusia

Negatif
> Menumbuhkan sifat malas
> Ketidakpuasaan terhadap sesuatu
> Mudah putus asa yang menghambat mobilitas kerja

God Bless Graffiti Writing

PENGERTIAN GRAFFITI



Graffiti adalah kegiatan seni rupa yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume untuk menuliskan kalimat tertentu di atas dinding. Alat yang digunakan biasanya cat semprot kaleng (PILOX).Walaupun dengan skill dan peralatan yang masih sederhana, konsep tulisan dan dinding menjadi media paling aman untuk mengekspresikan pendapat secara diam-diam pada saat itu.
Istilah graffiti sendiri diambil dari bahasa latin, graphium yang artinya menulis. Awalnya istilah itu dipakai oleh para arkeolog untuk mendefinisikan tulisan-tulisan di bangunan kuno bangsa Mesir dan Romawi kuno.

Graffiti itu sendiri merupakan:Suatu kreasi seni yang di ekspresikan oleh seniman lewat media tembok beton  atau media dinding kayu serta beton yang dapat di lukis dalam bentuk huruf,gambar yang mempunyai makna tertentu sebagai curahan hati yang membuat nya di tuangkan dalam bentuk tulisan dan gambar sedemikian rupa yang biasanya memakai cat pilox sebagai cairan pewarna atau juga memakai kompressor air bruss. 



Kegiatan grafiti sebagai sarana menunjukkan ketidak puasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri dipakai sebagai alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar.

Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding.

Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.

Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali kariernya dari kegiatan grafiti.




Pada perkembangannya, grafiti di sekitar tahun 70-an di Amerika dan Eropa akhirnya merambah ke wilayah urban sebagai jati diri kelompok yang menjamur di perkotaan. Karena citranya yang kurang bagus, grafiti telanjur menjadi momok bagi keamanan kota. Alasannya adalah karena dianggap memprovokasi perang antar kelompok atau gang. Selain dilakukan di tembok kosong, grafiti pun sering dibuat di dinding kereta api bawah tanah.

Di Amerika Serikat sendiri, setiap negara bagian sudah memiliki peraturan sendiri untuk meredam grafiti. San Diego, California, New York telah memiliki undang-undang yang menetapkan bahwa grafiti adalah kegiatan ilegal. Untuk mengidentifikasi pola pembuatannya.

sebenernya jika dilihat dari sisi positifnya, graffiti tersebut merupakan karya seni yang sangat bagus dan indah, namun ada aja orang – orang yang tidak menyukai graffiti. Graffiti juga bisa jadi penghias tembok – tembok yang ada dijalanan. Salah satunya adalah sebagian besar tembok jalanan yang ada di kota Yogyakarta. Hamper semua sudut kota tersebut dipenuhi oleh graffiti, mural dan hiasan tembok lainnya.


Macam – Macam Caps beserta Fungsinya

Caps adalah benda kecil yang sangat di butuhkan dalam pembuatan suatu graffiti, karena cap mempunyai fungsi untuk mengatur besar keciln dan tebal tipisnya semburan cat yang keluar pada cans kita. Perlu diketahui bahwa caps asli bawaan dari cans mempunyai kualitas yang buruk untuk membuat suatu graffiti karena caps asli tidak mempunyai variasi ukuran yang berbeda-beda. Berikut saya akan tampilkan gambar macam-macam jenis CAPS.


 Yellow = Super skinny


Super skinny mempunyai lubang semburan yang berdiameter sangat kecil
sehingga sangat cocok untuk membuat detail.



Pink = Smooth fat


Smooth FAT mempunyai fungsi untuk membuat gradasi warna, karena smooth FAT menyemburkan cat dengan diameter yang cukup besar dengan intensitas warna yang tipis. 



Blue = Skinny


Skinny sangat cocok untuk membuat garis finishing karena semburannya sangat stabil dan berdiameter kecil



Flare


Flare cocok untuk mewarnai (overlay) berdiameter sedang sehingga mempermudah kita untuk mewarnai
keseluruhan pada graffiti kita.



Fat



Fat mempuyai diameter semprotan yang besar dan intensitas warna tebal
cocok untuk warna dasar.


Smooth Skinny


smooth skinny Cocok untuk mewarnai sudut-sudut yang lancip

Calligraphy/Oval 


Calligraphy/oval mempunya semburan yang sangat unik yaitu berbentuk oval yang jika di dituliskan berupa font akan menghasilkan garis yang tebal tipis (calligrapy)
cocok untuk TAGGING


Nasi Goreng buatan Nyokap



Bahan Utama Nasi Goreng
·         5 piring nasi
·         75 g smoke beef
·         2 buah sosis, potong lingkaran
·         2-3 butir telur ayam
·         100 g cumi
·         100 g udang
·         100 g kacang polong
·         50 g jamur kancing
·         100 g daging ayam yang sudah di rebus, potong dadu
·         3 sdm mentega untuk menumis

Bahan Bumbu Nasi Goreng
·         2 siung bawang merah, iris
·         3 siung bawang putih, iris
·         2 buah cabai merah, iris
·         1/2 buah bawang bombay, cincang
·         1 sdm saus tomat
·         1 sdm saus sambal
·         1 sdm saus tiram
·         kecap manis secukupnya
·         sambal terasi secukupnya
·         garam secukupnya
·         merica secukupnya

Bahan Pelengkap Nasi Goreng
·         Tomat
·         Mentimun
·         Seladah
·         Telur
·         Sosis
·         Kerupuk

Cara Membuat Nasi Goreng
·         Langkahh pertama masukan mentega ke dalam wajan hingga mencair
·         Kemudian masukan bawang bombay kemudian bawang putih dan bawang merah yang sudah diiris hingga harum
·         Masukan potongan ayam , tumis
·         Kemudian masukan udang,cumi, smoke beef aduk hingga merata dan setengah matang
·         Selanjutnya masukan telur hingga tercampur di atas wajan, aduk rata
·         Lalu masukan jamur kancing, kacang polong dan cabai merah . Aduk hingga tercampur
·         Masukan juga nasi putih dan aduk hhingga benar benar tercampur
·         Kemudian masukan bumbu yang diberikan sambal terasi, hingga nasi berubah menjadi merah dan tercampur
·         Jangan lupa untuk memberikan kecap manis sesuai dengan selera, aduk hingga rata
·         Terakhir masukan bumbu , garam , kaldu bubuk hingga merata, aduk dan hidangkan selagi panas